Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Perjalanan Karier Ronaldo Luiz Nazario

Gambar
Legenda sepak bola Brasil ,  Ronaldo  Nazario da Lima, merupakan penyerang yang sangat ganas di depan gawang lawan. Ia tercatat mencetak 414 gol dalam 616 penampilan untuk klub dan negara sepanjang kariernya. Ronaldo  juga menunjukkan bakat yang luar biasa dalam cara mencetak gol. Pria berpaspor Brasil itu melesakkan 88 gol dengan mengelabuhi kiper terlebih dahulu atau 21 persen dari keseluruhan golnya. Itu merupakan prestasi yang luar biasa bagi satu di antara striker terbaik dunia tersebut. Pemain yang mendapat julukan R9 ini juga berhasil memenangkan banyak banyak trofi termasuk dua gelar Piala Dunia bersama Timnas Brasil. Sepanjang karier, dia telah membela beberapa klub besar Eropa seperti Inter Milan, Barcelona, dan Real Madrid. Bahkan, pada usia 23 tahun, Ronaldo telah berhasil mencetak 200 gol untuk klub dan negara serta memecahkan rekor transfer dunia sebanyak dua kali. Gaya rambut Ronaldo yang unik Ronaldo memulai karir profesionalmya ketika ia b...

Zlatan Ibrahimovic, Sang Dewa Sepakbola

Gambar
Ibra saat masih aktif bermain di Timnas Swedia. Kontroversi dan prestasi, dua hal yang sangat bertolak belakang, tetapi Zlatan dapat menyejajarkan keduanya dalam karier panjangnya yang bergelimang trofi. Dulu menjadi pencuri, kini bergelimang trofi. Di suatu hari ia berkelahi, di hari lain ia berselebrasi. Di suatu tempat ia mengumbar kritik, di tempat lain ia membungkam kritik yang tertuju padanya. Itulah Zlatan Ibrahimović. Seorang raja gol, dewa lapangan hijau, dan tuhan di lapangan hijau. Ia menolak  trial  di  Arsenal  dan dengan angkuhnya berkata “Zlatan tidak mengikuti audisi”. Ia mencaci maki Pep Guardiola di auotobiografinya dengan menyebut pelatih berkepala plontos itu pengecut. Ia juga mengkritik wasit secara terbuka di Ligue 1, dan jangan lupakan “kebiasannya” berkelahi dengan sesama pemain, baik rekan maupun lawan. Zlatan Ibrahimović bisa dibilang adalah versi elite dari Antonio Cassano. Mereka sama-sama bengal, sering menuai kontroversi,...

Roberto Baggio dan Kenangan Pahitnya

Gambar
Roberto Baggio lahir pada 18 Februari 1967, lahir di Caldogno, Veneto, Italia. Roberto Baggio bagi sebagian orang adalah seorang pesulap. Ia bisa dengan mudah mengirimkan umpan untuk lawan-lawannya, menggiring bola dengan gerakan tubuhnya yang lentur. Tak lupa, sebagai seorang pemain depan, ia juga memiliki akurasi tendangan yang akurat. Namun, ada juga yang menganggap Roberto Baggio adalah pemain yang biasa saja. Tak memiliki kemampuan memukau bak  Neymar  atau bentuk fisik sempurna seperti  Cristiano Ronaldo , yang dengan mudah membuat bola melayang hanya dengan menjejak kakinya di tanah. Juga karena ia akan diingat sebagai pemain Italia yang gagal mencetak penalti saat Piala Dunia 1994 yang dimainkan di Amerika Serikat. Yang pasti, Roberto Baggio bukan hanya sekadar pemain biasa. Ia  fantasista  yang dicintai publik Italia.  Baggio dari pertama ia merintis karier bersama Vicenza, hingga memutuskan gantung sepatu saat bermain untuk Bresci...

Keetiaan Fransesco Totti terhadap Roma

Gambar
Selalu ada dinamika perubahan pada sepakbola dari waktu ke waktu. Perlahan namun pasti, kini kualitas sepakbola telah berubah dari visi dan gaya menjadi akselerasi dan keunggulan fisik. Lihat saja deretan pesepakbola modern saat ini, seperti  Pogba ,   CR7 , dan  Messi  yang memiliki kecepatan serta kekuatan fisik yang mengagumkan, telah mengalahkan pamor sepakbola Italia yang identik dengan kompleksitas taktik dan karakter bertahan yang mumpuni. Hanya sedikit sosok yang mampu bertahan melampaui awal millenium ketiga dengan ciri khas sepakbola negeri pizza tersebut, dan salah satunya adalah  Francesco Totti   yang baru saja resmi pensiun dari lapangan hijau Berkat dedikasinya selama 25 tahun di klub tersebur, tidak diragukan lagi Totti berhak menyandang gelar sang  Pangeran Roma . Mengiringi perbincangan publik pencinta sepakbola mengenai momen perpisahan Totti yang emosional di Stadio  Olimpico, berikut kami hadirkan lima fakta m...

Julukan "Tendangan Pisang" Roberto Carlos

Gambar
  Apa yang paling kamu ingat tentang  Roberto Carlos ? Jawabannya bisa bermacam-macam. Generasi 1970-an mungkin akan mengingatnya dari gol tendangan bebas di Tournoi de France 1997. Generasi 1980-an bisa jadi mengingatnya sebagai pemenang 3 trofi Liga Champions dan 4 gelar La Liga di Real Madrid. Terakhir, generasi 1990-an kemungkinan akan mengingatnya dari kemampuan hebat bak dewa di salah satu gim sepak bola, yang komentatornya menyebut nama Roberto Carlos dengan sangat khas:  Rrroooberrttooo Carrrloooosss…. Di kalangan penggemar kulit bundar, hampir semuanya familiar dengan nama Roberto Carlos. Di kategori usia berapapun, profesi apapun, sebagian besar dari mereka ketika mendengar nama Roberto Carlos, pasti ingatannya akan tertuju pada pemain mungil setinggi 168 sentimeter yang berlarian di sisi kiri lapangan, dengan spesialisasi tendangan  geledek . Bahkan saking ikoniknya sosok Roberto Carlos, beberapa orang yang melihat pesepak bola dengan kepal...

History of Diego Maradona

Gambar
Foto Diego Maradona ketika masih aktif bermain di Timnas Argentina. Semua orang sudah tahu kisah hidup Diego Armando Maradona. Bahkan orang-orang solo run -nya yang membuahkan  Piala Dunia  1986 bagi Argentina. Mungkin seratus tahun dari sekarang, penghuni planet ini masih akan membicarakan seorang fenomena bernama Maradona. yang belum lahir di dunia pada tahun 1986 pun sudah akrab dengan cerita ‘gol tangan tuhan’ dan gol Para pemilihan pemain terbaik abad ke-20 yang diadakan oleh FIFA pada tahun 2000, Maradona secara kontroversial terpilih sebagai satu dari dua pemain selain legenda Brasil, Pelé. Hasil ini sampai sekarang menjadi kontroversi, karena banyak yang mencibir hasil penghargaan dari jajak pendapat itu. Para pemilih yang berusia relatif muda kemungkinan besar memilih Maradona, karena masa-masa ketika Pelé bermain sudah lama berlalu dan tak terdokumentasikan dengan baik. Gol Kontroversial yang dijuluki "God Hand" atau gol tangan tuhan. Bagaimanapun j...

"Tandukan Maut" Zinedine Zidane

Gambar
Pada 9 Juli 2006, tim nasional Italia menjadi juara Piala Dunia setelah mengalahkan Prancis dalam drama adu penalti, 5-3. Keduanya bermain imbang 1-1 setelah 120 menit. Gol penalti cepat Zinedine Zidane pada menit ke-7 membawa Les Blues unggul lebih dulu. Namun, sekitar 12 menit kemudian, bek gaek Italia, Marco Materazzi menyamakan kedudukan. Hanya saja pertandingan ini juga dikenang dengan insiden yang melibatkan kedua pencetak gol tersebut. Gol dari keduanya seolah sudah ditakdirkan mereka akan menjadi sorotan untuk dikenang. Sayangnya, mereka dikenang karena insiden yang tak terpuji. Zidane diusir wasit setelah menanduk Materazzi di tengah pertandingan babak perpanjangan waktu karena diduga ia diprovokasi dengan kata-kata tak pantas oleh pemain Italia tersebut. Itu menjadi penutup kariernya yang tak ingin dikenang sepanjang hidupnya. Drama antara keduanya dimulai pada babak kedua perpanjangan waktu, ketika Zidane yang tengah berjalan bersama Materazzi, berhenti di depanny...

Kehebatan seorang "Batigol"

Gambar
Pengujung tahun 1990-an menjadi momen pertama di mana saya mengenal kompetisi sepak bola nomor satu di Italia, Serie A. Pada era tersebut, Serie A merupakan liga paling populer di Indonesia, mengalahkan Liga Primer Inggris dan tentu saja La Liga Spanyol. Ada begitu banyak pesepak bola kelas dunia yang merantau jauh hingga Italia demi mencicipi ketatnya atmosfer di sana. Salah satu di antaranya adalah penyerang tim nasional Argentina, Gabriel Omar Batistuta. Usai menjalani karier profesional bersama tiga klub berbeda di Negeri Tango yakni Newell’s Old Boys, River Plate dan Boca Juniors, Batistuta yang baru berumur 22 tahun diboyong Fiorentina ke Negeri Pizza di awal tahun 1990-an. Semuanya bermula dari aksi-aksi impresif lelaki yang kondang dengan  nickname  " Batigol" itu tatkala memperkuat Argentina di Copa America 1991. Kejuaraan yang dihelat di Cile tersebut menarik atensi banyak kalangan, tak terkecuali manajemen Fiorentina. Pada turnamen itu sendiri, Batistut...

Paolo Maldini dan Satu Kartu Merah

Gambar
Paolo Maldini lahir di Milan Italia. Maldini merupakan salah satu pemain belakang terbaik di dunia yang sepanjang kariernya merumput bersama tim raksasa Italia, AC Milan. Maldini terlahir di Italia, negara yang terkenal sebagai penghasil banyak pemain belakang handal. Namun, dari sekian banyak yang ada, hanya dua yang menonjol. Yang pertama adalah Giacinto Facchetti, pemain Inter Milan yang berjaya di era 60an, sementara yang kedua adalah dia sendiri. Maldini memulai kariernya pada usia sembilan tahun dengan bergabung bersama tim muda  Rossoneri . Debutnya di Serie-A adalah saat AC Milan melawan Udinese pada 20 Januari 1985. Ketika itu, Maldini baru berusia 16 tahun. Musim demi musim berganti hingga Maldini muda menjelma menjadi batu penjuru bagi Rossoneri berkat penguasaan teknik, taktik, dan fisik yang luar biasa. Bersama Mauro Tassoti, Franco Baresi, dan Alessandro Costacurta, Maldini membentuk deretan pertahanan terbaik yang pernah dipunyai AC Milan. Semua itu ...

History Of Pele

Gambar
Pele ketika memenangkan FIFA World Cup 1970 di Meksiko. Nama ‘Pelé’ identik dengan legenda dunia sepak bola. Sebagian besar dari kita mungkin tak pernah melihat langsung sosoknya berlaga di lapangan hijau. Namun, cerita-cerita kehebatan legenda Brasil ini tak pernah habis untuk dibahas. Pelé lahir dengan nama Edson Arantes do Nascimento pada tanggal 23 Oktober 1940 di Três Corações, Brasil. Ia adalah anak pertama João Ramos dan Dona Celeste. Pada saat usianya masih sangat muda, keluarganya membawanya untuk pindah ke kota Bauru. Sang ayah, João Ramos, yang lebih dikenal dengan nama “Dondinho,” berjuang untuk mencari nafkah sebagai pemain sepak bola. Pelé kecil tumbuh dalam kemiskinan. Karena nyaris tak punya apa-apa, ia mengembangkan bakat dasar sepak bolanya dengan bola yang terbuat dari gulungan kain. Hampir setiap hari, ia memainkan bola buatannya itu di sekitar jalan-jalan kota Bauru. Adapun asal usul nama panggilan “Pelé” tidak jelas, dan yang bersangkutan sendiri semp...